Chat with us, powered by LiveChat
DUNIA 

Ini sifat pekerja yang dicari pengusaha sukses seperti Jack Ma

DilarangMasuk – Salah satu kunci dalam mengembangkan suatu perusahaan adalah memiliki pekerja yang tepat. Pendiri Alibaba, Jack Ma mengatakan dirinya membutuhkan waktu untuk menemukan pekerja yang tepat dalam mengembangkan bisnisnya.

Bahkan, Jack Ma pernah melakukan kesalahan dalam merekrut pegawainya pada awal bisnisnya. Hal ini dikatakannya saat menghadiri pertemuan tahunan IMF-World Bank 2018, beberapa tahun lalu.

“Ketika saya mengumpulkan dana pertama saya, itu adalah USD 5 juta. Saya menyewa banyak wakil presiden dari perusahaan multinasional. Salah satu Wakil Direktur Pemasaran datang kepada saya, dia memberi saya sebuah proposal, dia berkata: ‘Tuan, ini rencana pemasaran bisnis tahun depan kami,” kata Ma, dilansir CNBC Make It.

Sayangnya, rencana bisnis yang diberikan menghabiskan uang lebih banyak dari modal yang dimilikinya. Dia menyadari keputusannya untuk mempekerjakan orang-orang itu sama dengan memasang mesin Boeing 747 ke dalam traktor.

Aturan pertama Ma dalam perekrutan adalah, hindari orang-orang terbaik atau pakar. Menurutnya, pekerja terbaik adalah dia yang siap berbuat salah, namun bersedia berkembang bersama dalam membangun perusahaan.

“Tidak ada orang terbaik. Orang-orang terbaik selalu ada di perusahaan Anda, Anda melatih mereka untuk menjadi yang terbaik,” jelasnya.

Aturan kedua yang dimiliki Ma adalah, dia cenderung lebih menyukai orang-orang dengan kecerdasan emosional yang baik, dibandingkan memiliki gelar pendidikan yang tinggi. Menurutnya, orang dengan kecerdasan emosional bisa menjadi pemimpin dan pemain tim yang lebih baik.

Sedangkan, orang-orang dengan gelar tinggi belum tentu bisa mengatur keadaan saat berada dalam kesulitan. “Anda harus memiliki EQ (untuk) bekerja dengan orang lain, Anda harus memiliki IQ sehingga Anda tahu apa yang Anda lakukan,” katanya.

Dan sifat pekerja yang dicari Jack Ma adalah orang yang optimis. Menurutnya, sifat0sifat pegawainya yang seperti ini lah yang membantu Alibaba menjadi perusahaan teknologi raksasa seperti sekarang ini.

Menurutnya, menjadi optimis dapat membantu orang mengubah situasi yang menantang menjadi situasi yang menguntungkan. “Sebagai pengusaha, jika Anda tidak optimis, Anda dalam masalah. Jadi orang yang saya pilih, mereka harus optimis,” tegasnya.

 

 

SUMBER

Written by 

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.